Kesaksian Muslimah Palestina: Umi Nadia al-Ahsy

Tentara Israel Banyak yang Gila Sudah satu bulan lebih serangan umi-nadiaIsrael memporak-porandakan Palestina. Semua itu memang menyisakan kesedihan dan kehancuran di mana-mana. Tetapi dalam pandangan seorang wanita muslimah,Umi Nadia AlAhsy justru Israel itu kalah perang. Umi Nadia, isteri dari Musa Abdul Marzuk, Kepala Biro Politik Hamas. Dia pernah ditangkap di AS atas permintaan Israel. “Palestina tak suka akan perang tetapi karena diserang maka sudah semestinya rakyat Palestina mempertahankannya,” tuturnya. Umi Nadia menyampaikan hal itu di acara “Bincang Muslimah di Mall” yang diadakan Persaudaraan Muslimah Kota Bandung bertempat di Abdurahman Bin Auf Centre, Bandung. Deffy Rsupiyandy dari cybersabili mendapatkan kesempatan untuk mewawancarainya. Bagaimana kondisi di Gaza dan apa yang telah dialaminya, inilah petikan wawancaranya :

Bagaimana kondisi terkini di Palestina ?

Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada rakyat Indonesia yang begitu perhatian terhadap penderitaan yang dialami rakyat Palestina. Rakyat Palestina kini sedang berjihad. Sedih memang,apalagi Israel dalam perang itu menggunakan senjata phospor yang membahayakan. Tetapi kami takkan pernah takut karena perang belum selesai. Kami berjuang membela tanah air yang dijajah Israel. Kondisi saat ini di Palestina hampir 50.000 rumah hancur total, 25.000 rumah hancur sebagian, 34 masjid hancur total , banyak Rumah Sakit yang hancur termasuk RS al Quds yang sengaja dihancurkan. Palestina memerlukan rekonstruksi ulang.

Bagaimana keadaan keluarga anda sendiri ?

Saya dan suami tak tinggal di Palestina melainkan di Damaskus dan sulit untuk masuk Palestina akibat blokade yang dilakukan Israel dan Mesir . Saudara saya anaknya syahid sebanyak 6 0rang dan 4 orang lainnya sedang di rawat di rumah sakit. Suami saya sendiri sempat studi di AS dan ditangkap atas permintaan Israel. Tetapi Israel sendiri ketakutan jika suami saya di penjara bersama Syekh Akhmad Yasin dan Yahya Ayyash maka bukan mustahil mereka akan menyusun kekuatan (1992). Akhirnya dibawa ke Israel lalu kemudian ke Yordania dan kini tinggal di Syria tetapi sukar untuk masuk ke negeri sendiri.

Lalu siapa yang bisa masuk ke Palestina ?

Yang bisa masuk itu hanya wartawan dan dokter.

Apa sumber kekuatan orang Palestina sehingga mereka tetap tegar ?

“Jika Allah telah menolong maka takkan pernah ada kata kalah.” Sumber kekuatan yang paling utama adalah al-Quran. Tentara Israel sendiri ternyata mengalami sesuatu yang aneh. Tentara Israel itu banyak yang gila dan ketakutan dan hal ini jarang diungkap media. Semua itu terjadi karena tentara Israel mengatakan sempat berhadapan dengan ribuan tentara HAMAS yang sebenarnya jumlahnya sedikit. Yang dimaksud mereka adalah tentara Allah. Lalu Ummi Farhat juga menceritakan kalau anaknya Muhammad disuruh untuk berperang dan jangan kembali bila tidak dalam keadaan syahid. Tentara Israel melihat anaknya itu dikelilingi oleh 19 orang pasukan Hamas padahal dia sebenarnya sendiri. Tentara itu ketakutan dan di antara mereka ada yang mati terbunuh.

Mengapa Hamas begitu dicintai rakyat Palestina ?

Memang di Palestina itu banyak faksi yang berjuang seperti Hamas, Fatah dan PLO. PLO lebih berjuang dengan cara damai tetapi tak pernah membuahkan hasil. Rakyat Palestina mengapa ada di belakang Hamas ? Karena Hamas itu merancang senjata dan siap berperang dengan Israel.

Tiga alasan mengapa HAMAS dicintai rakyat Palestina ?

Pertama,mengutamakan kejujuran dalam berjuang/berjihad. Kedua, benar-benar tanpa pamrih membela rakyat Palestina dan ketiga, dalam berjuang selalu bertumpu pada aturan yang telah ditetapkan Allah. Soal bantuan yang datang ke sana ? Memang banyak bantuan yang datang ke sana sebagai bentuk kepedulian dari sauadara-sauadara muslim di seluruh dunia, akan tetapi semua itu terhalang karena blokade yang dilakukan Israel dan Mesir. Terima kasih kepada semua kaum muslimin yang telah mendukung perjuangan rakyat Palestina. (emy)

Sumber : Sabili.co.id

Published by

Lili Sofia

InsertNumLock is a blog on topics like internet tips, blogging, technology and software. This blog is managed by Lili Sofia, who is a blogger from Bandung, Indonesia. He is a Mechanical Engineer with some skills of Graphic Designing, Writing and Procurement Specialist. Most of the time She is found with his laptop for Graphic Designing, Writing Etc. If you want to contact us or want to get in touch with us then mail us at lili.sofia86@gmail.com

One thought on “Kesaksian Muslimah Palestina: Umi Nadia al-Ahsy”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s