Arsip

Arsip untuk Maret, 2009

Aku pingin cepet gede …

Categories: Sajian Rehat

Tanda-Tanda Kemunculan Imam Mahdi

19 Maret 2009 ruangmaya 1 comment

Para ulama membagi Tanda-tanda Akhir Zaman menjadi dua. Ada Tanda-tanda Kecil dan ada Tanda-tanda Besar Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil jumlahnya sangat banyak dan datang terlebih dahulu. Sedangkan Tanda-tanda Besar datang kemudian jumlahnya ada sepuluh.  Alhamdulillah, Allah sayang sama umat manusia. Sehingga Allah datangkan tanda-tanda kecil dalam jumlah banyak sebelum datangnya tanda-tanda besar. Dengan demikian manusia diberi kesempatan cukup lama untuk merenung dan bertaubat sebelum tanda-tanda besar berdatangan.

Banyak pendapat mengatakan bahwa kondisi dunia dewasa ini berada di ambang datangnya tanda-tanda besar Kiamat. Karena di masa kita hidup dewasa ini sudah sedemikian banyak tanda-tanda kecil yang bermunculan. Praktis hampir seluruh tanda-tanda kecil kiamat yang disebutkan oleh Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sudah muncul semua di zaman kita. Maka kedatangan tanda-tanda besar tersebut hanya masalah waktu. Tanda besar pertama yang bakal datang ialah keluarnya Dajjal. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa sebelum munculnya Dajjal harus datang terlebih dahulu Tanda Penghubung antara tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besarnya. Tanda Penghubung dimaksud ialah diutusnya Imam Mahdi ke muka bumi.

Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia seluruhnya. Ia akan menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya dewasa ini menuju babak kelima yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti manhaj, sistem atau metode Kenabian.

لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ

رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي

يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR abu Dawud 9435)

Lelaki keturunan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam tersebut adalah Imam Mahdi. Ia akan diizinkan Allah untuk merubah keadaan dunia yang penuh kezaliman dan penganiayaan menjadi penuh kejujuran dan keadilan. Subhanallah…! Beliau tentunya tidak akan mengajak ummat Islam berpindah babak melalui perjalanan tenang dan senang laksana melewati taman-taman bunga indah atau melalui meja perundingan dengan penguasa zalim dewasa ini apalagi dengan mengandalkan sekedar ”permainan kotak suara”..! Imam Mahdi akan mengantarkan ummat Islam menuju babak Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah melalui jalan yang telah ditempuh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam dan para sahabatnya, yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.

Imam Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia  menjalankan kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama manusia. Bila Allah mengizinkan Imam Mahdi untuk menang dalam berbagai perang yang dipimpinnya, maka pada akhirnya ia akan memimpin dengan pola kepemimpinan berideologi aqidah Tauhid, yaitu penghambaan manusia  kepada Allah semata. Banyak ghazawat (perang) akan dipimpin Imam Mahdi. Dan –subhaanallah- Allah akan senantiasa menjanjikan kemenangan baginya.

تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ

ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ

“Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Rum, dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Dajjal, dan Allah beri kalian kemenangan.” (HR Muslim 5161)

Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Imam Mahdi? Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam Mahdi.  Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam  ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.  Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)

Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting. Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematian seorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah. Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan  untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi.

يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِنَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ

وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ

“Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)

Saudaraku, sebagian pengamat tanda-tanda akhir zaman beranggapan bahwa indikasi yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan kekacauan yang timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin yang telah wafat itu? Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah Saddam Husein. Karena semenjak kematiannya, negeri Irak berada dalam kekacauan berkepanjangan. Wallahua’lam bish-showwab. Bila analisa ini benar berarti dewasa ini kita sudah harus bersiap-siap untuk berlangsungnya pembai’atan paksa Imam Mahdi di depan Ka’bah.

Saudaraku, bila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir.. . Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

“Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi),  maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah  Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

Ya Allah, izinkanlah kami bergabung dengan pasukan Imam Mahdi. Ya Allah anugerahkanlah kami rezeki untuk berjihad di jalanMu bersama Imam Mahdi lalu memperoleh salah satu dari dua kebaikan: ’isy kariman (hidup mulia di bawah naungan syariat Allah) atau mut syahidan (mati syahid). Amin…

Sumber : eramuslim.com

Categories: Suara Langit Tag:

Fungsi LAS (Lean Angle Sensor) V-ixion

17 Maret 2009 ruangmaya 1 comment

Lean Angle Sensor

Lean Angle Sensor

Ada yang pernah jatuh dari motor ga, ato motor temen-temen jatuh saat motor temen-temen masih dalam kondisi mesin menyala. Yang pasti setelah motor sobat terjatuh, dipastikan motor sobat mati otomatis. Pada saat motor sobat terjatuh, bahan bakar di dalam karburator akan tumpah dengan sendirinya mengikuti posisi motor yang terjatuh tadi, hasilnya supply bahan bakar ke dalam runag pembakaran akan terhenti dan secara langsung mesin motor mati…..

Bagaimana dengan motor injeksi saat motor injeksi sobat terjatuh, bukannya tidak memakai karburator lagi, bisa bahaya kan saat motor injeksi terjatuh sedangkan mesin motor tetap menyala karena supply bahan bakar terus dipompa oleh fuel pump.

Untuk Mengatasinya, Pabrikan Sepeda Motor Yamaha mengaplikasikan LAS ( Lean Angle Sensor ) pada V-ixion yang berfungsi memutuskan sistem kerja mesin sehingga saat motor dalam posisi terjatuh, sensor segera bekerja berdasarkan sudut kemiringan posisi motor sobat. Sudut Kemiringan yang diijinkan oleh sensor adalah 0o -60o

Pada saat motor dalam posisi lebih dari 60 degree, LAS mengasumsikan motor dalam keadaan terjatuh atau mengalami kecelakaan, sehingga menghentikan semprotan nozel / Injeksi ke ruang bakar.

Semoga bermanfaat bagi sobat semua………

Penulis : wahyu.aziz

ruangmaya.wordpress.com

Categories: Otomotif

Korban PHK yang Sukses Jadi Pengusaha Garmen

Berbekal dana pinjaman dari keluarga dan pengalaman karier sebelumnya, Johanes Daloma nekat mendirikan usaha garmen sendiri. Salah satu merek produknya, Andre Laurent, kini tercatat sebagai salah satu pencetak penjualan terbesar untuk kategori pakaian pria di jaringan Matahari Department Store.

Bagi mereka yang rajin berbelanja di Matahari Department Store, pasti tak asing lagi dengan merek pakaian pria Andre Laurent. Produknya yang terdiri dari kemeja, celana panjang, jas dan jaket (formal dan informal) mengisi rak-rak pakaian pusat belanja milik Grup Lippo itu. Merek busana pria ini bersaing ketat dengan pemain sejenis antara lain Executive, Cardinal, dan Lawell. Kendati pesaingnya amat banyak, merek Andre Laurent mampu eksis. Bahkan, kinerja merek yang telah berusia 23 tahun ini belakangan terus meningkat.

Boleh jadi, karena kinerjanya yang oke itulah, pertemuan kami dengan Johanes Daloma, pemilik merek Andre Laurent terasa nyaman. Senyum ramah di wajah Presdir PT Bumi Pusaka Adhi Perkasa (BPAP), perusahaan pengelola merek ini, menyambut kami ketika menemuinya di Restoran Raja Laut di Jl. A. Yani Jakarta Timur – resto seafood yang dikembangkan setelah sukses sebagai pengusaha garmen.

Johanes menceritakan, berdirinya BPAP diawali kepahitan. Sebelum terjun ke bisnis garmen, ia bersama-sama temannya sekantor kehilangan pekerjaan, alias di-PHK-kan, karena tempat mereka bekerja, PT Dua Perintis, pemegang merek Executive 99, kolaps akibat krisis ekonomi saat itu. Meski sempat bingung mau kerja apa, Johanes yang sebelumnya banyak berkecimpung di bagian pemasaran garmen, memutuskan untuk membuka perusahan garmen baru. ”Saya mengajak kawan-kawan yang pernah satu company di Executive 99 yang dilikuidasi tahun 1985,” ujar pria kelahiran Jakarta 1 Mei 1949 ini.

Pada 1985 itulah BPAP berdiri. Lalu, ia merekrut sekitar 30 karyawan dari staf hingga tukang jahit. Dari mana modalnya? Sebagian pinjaman dari keluarga dan sebagian lagi dari pemasok. Untuk lokasi produksi, ia memilih sebuah rumah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. “Pada saat itu kami hanya bermodal mesin Butterfly Singer yang pakai motor tempel,” katanya mengenang. Mengenai sokongan dari pemasok, menurutnya, karena bisnis garmen ini pada dasarnya kepercayaan, maka ia bisa mendapatkan kredit dari pemasok.

Pocky, Manajer Pemasaran dan Penjualan BPAP, mengakui secara finansial perusahaan ini tidak memiliki kapital yang besar, tetapi bosnya, Johanes, mampu membina kepercayaan para pemasok. Alhasil, mereka tetap mendukung dan memasok barang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. “Perusahaan selalu melakukan pembayaran dengan benar sesuai dengan ketentuan,” ujar Pocky.

Setelah 1,5 tahun berkembang, lokasi produksi pindah ke pabrik di kawasan Pulogadung. Menurut Johanes, menggarap bisnis garmen itu gampang-gampang susah. Pasalnya, bahan baku yang diterima dari pemasok kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan, misalnya warna bahan tidak sama atau kancing tidak cocok. Itulah sebabnya, di industri ini pelaku garmen harus memiliki kemampuan kontrol mutu yang baik. “Persaingan begitu ketat dan makin sulit eksis,” katanya.

Johanes mengakui, dengan skala seperti sekarang mengelola perusahaannya lebih rumit ketimbang ketika masih berbentuk home industry. Sebab, ia harus mengurus banyak orang dengan berbagai macam karakter. Sebagai contoh, di satu sisi, ada masalah dengan upah minimum regional (UMR), sedangkan di sisi lain, karyawan tidak mencapai kinerja seperti yang diharapkan perusahaan. “Pemerintah harusnya memberi insentif karena industri ini padat karya,” ujarnya sambil menyebutkan total karyawan di pabrik mencapai 130 orang.

Merek pertama yang diluncurkan BPAP adalah Lu Cent. Adapun merek Andre Laurent diluncurkan kemudian pada 1988. Selain Andre Laurent, BPAP juga mengembangkan merek Stefanel yang ditujukan sebagai uniform atau seragam kantor. Juga ada merek Junior yang membidik pasar anak-anak. Saat ini, Andre Laurent merupakan merek andalan BPAP. “Lu Cent lebih ke menengah-bawah, sedangkan Andre Laurent sedikit menengah-atas,” ujar pria yang selalu berpakaian rapi ini. Di department store, yang paling banyak diminati konsumen adalah celana, jaket dan kemeja dari merek Andre Laurent. Harganya Rp 100-200 ribu per potong untuk celana, dan Rp 400-600 ribu untuk jaket.

Selain menitipkan produknya di department store, BPAP melayani pula pesanan seragam. Tak hanya dari Jakarta, tapi juga dari kota-kota lain di daerah. Beberapa pelanggannya yaitu HSBC, ANZ, serta beberapa perusahaan farmasi dan sekolah. BPAP tidak mematok jumlah minimum pesanan. Contohnya, SMU Kanisius memesan tiap tahunnya secara rutin rata-rata 200 potong untuk acara pelepasan kelulusan.

Selain bermain di pasar lokal, BPAP pun pernah menjajal pasar ekspor seperti Australia, Malaysia dan Belanda. Hambatannya, menurut Johanes, karena perusahaannya relatif belum besar, konsentrasi untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal terpecah. Padahal standar yang diminta untuk masuk ke pasar ekspor sangat tinggi dan detail. “Dari Australia masih ada order 500-1.000 potong tergantung event. Kami bukan menolak, kalau bisa syukur, kalau tidak ya tidak mengejar,” katanya simpel.

Untuk memasarkan produknya, tampak jelas BPAP mengandalkan distribusi lewat department store. Salah satunya mitra terbesarnya adalah Matahari, dengan menerapkan sistem konsinyasi. Menurut Johanes, alasan ia bermitra dengan Matahari, lantaran department store ini cukup toleran terhadap mitra-mitranya. Selain itu, pertumbuhan gerai Matahari cukup tinggi, yakni bisa membuka hingga 10 gerai baru per tahun. Untuk mengimbanginya, BPAP juga harus mempersiapkan produk-produknya. Saat ini kapasitas produksi BPAP mencapai 15 ribu potong per bulan, padahal dulu hanya 1.000 potong per bulan. “Yang jelas, kami tidak asal bikin,” kata Johanes.

Uniknya, dalam memasarkan produknya, Johanes mengaku, BPAP tak memiliki bujet promosi yang jelas. Toh, Andre Laurent sering mengadakan kerja sama barter dengan beberapa radio berupa vocer belanja. Johanes menyebutkan, karena keterbatasan dana, promosi lebih banyak dengan pola below the line (BTL) dengan mengandalkan pramuniaga. “Jangan cuma mengharapkan satu orang beli, tapi bagaimana mengajak temannya atau keluarganya ikut beli juga,” ia berujar.

Diceritakan Johanes, di tengah perjalanan perusahaannya sempat terpuruk manakala krismon tahun 1998. Selain permintaan menurun, suplai bahan baku dari pemasok juga sulit. Untuk mengatasi situasi itu ia menyesuaikan jumlah produksi dengan kemampuan perusahaan.

BPAP pun berusaha selektif. Saking selektifnya, perusahaan ini tak segan-segan menarik produknya dari pasaran jika dinilai tidak cocok. Alasannya, hal itu akan berpengaruh terhadap citra produk perusahaan.

Untuk menyiasati persaingan, lanjut Johanes, BPAP tetap bertumpu pada kualitas. Khususnya, pola (pattern) dan kenyamanan dalam mengenakan produk fashion. Ia menerangkan, orang Indonesia mencari merek tertentu bukan karena harganya, melainkan lebih pada pattern-nya. “Orang pakai sepatu beberapa bulan rusak bukan karena modelnya, tetapi karena pattern-nya,” ucap pehobi renang dan jogging ini. Adapun inovasi yang dilakukannya pada produk Andre Laurent yaitu menyediakan kantong kecil yang ada di dalam saku celana. Fungsinya sebagai tempat handphone atau korek api.

Untuk mengembangkan usaha garmennya ini, Johanes mulai melirik segmen young generation. Menurutnya, selama ini merek Andre Laurent dikenal sebagai produk untuk kalangan profesional. Padahal target pasar untuk kalangan anak muda sangat besar. “Kami akan buat Andre Laurent versi young generation. Apalagi, di musim graduate,” ujarnya.

Menurut Gunawan S. Tejokusumo, Manajer Merchandising for Man Wears Matahari Department Store, brand Andre Laurent di Matahari termasuk yang banyak dicari saat ini. “Untuk celana dan jas peringkat tiga, di bawah The Executive dan Cardinal,” kata Johanes yang mengakui BPAP sudah lama bekerja sama dengan Matahari. Pertumbuhan dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang positif, rata-rata tumbuh belasan persen per tahun. “Penyebarannya cukup banyak, Batam hingga Ambon, dan hampir di seluruh gerai Matahari produknya ada.”

Oleh : Yuyun Manopol & Moh. Husni Mubarak

Sumber : swa.co.id

Categories: Entrepreneur Tag: